Minggu, 26 Desember 2010

TUGAS PKn



                                          NAMA :SLAMET
                                          NIM     :282010034
                                   
Aktivitas 2 :
Berdasarkan gambar no 1 tersebut. Cobalah anda jelaskan ketertarikan antara dimensi yang satu dengan yang lain.

HAKEKAT KURIKULUM PKn SD
Civic knawldge ( pengetahuan kewarganegaraan ) karena kurikulum suatu rancangan pengajaran yang mana guru dan murid terlibat di dalamnya. Dari berbagai pandangan mengenai hakekat PKn di atas perlu di simpulkan.
Semua jenjang pendidikan di ajarkan tentang hakekat kurikulum PKn sehingga setiap warga Negara selalu cinta tanah air dan berani memperjuangkan untuk Negara berpolitik, berdagang, public sehingga dalam kompetisi di negeri sendiri atau kenegaraan lain ikut di dalamnya.
Setelah mempunyai  ilmu PKn yang luas akhirnya percaya diri karena merasa percya dirinya paling tidak seimbang. Bila di kumpulkandengan politik atau lembaga Negara tentu secara percaya diri menjadi warga Negara yang baik dan bertanggung jawab.
Civic skills kalau sejak dini anak – anak di ajarkan hal ketrampilan menjadi kewarganagaraan timbul partisipasi kewarganegaraan berinteraksi sesame warga Negara untuk memfotifato Negara lain peristiwa public, membuat keputusan tentang isi politik, berpikir kritis, kontruktif memperbaiki politik dan kenegaraan.                                                                                                                                                             
Civic versues ( kebaikan Negara )
Memajukan  kesejahteraan kebaikan bersama, kesamaan derajad, melindungi hak – hak yang di miliki orang lain, bertanggung jawab kehidupan politik dan kenegaraan mampu menerapkan kebijakan – kebijakan kewarganegaraan dan berdemonstrasi.
Jadi hakekat PKn hubunganya dengan civics knowledge, civics skill dan civics viertusadalah supaya warga Negara Indonesia berbudi luhur, percaya diri, trampil, mempunyai kepribadian yang tinggi untuk mempertahankan kewarganegaraan dan menghargai hak – hak milik orang lain serta hidup dalam kepercayaan dunia dalam mengalokasi public.
Seorang itu kalau sudah pandai dalam arti ilmunya dan trampil dalam percaburan dalam negri maupun luar negri tentu orang itu percaya diri untuk menjadi warga Negara yang baik dan bertanggung jawab.
Sehingga dalam memecahkan keputusan selalu kebaikan sesame teman, kesamaan drajad martabat, melindungi hak – hak seseorang percaya diri, menjadi warga Negara yang baik tentu berani berkompetisi dengan public dalam negri maupun luar negri.
Civic knowledge, Negara merancang agar bangsa Indonesia cerdas dalam ilmu di utamakan timbul ketrampilan ( civic skill ) di utamakan kenaikan dalam kerja agar hasil karya seseorang menjadi modal untuk kopensi ke Negara lain. Setelah terampil secara sendirinya punya kebijakan dalam kehidupan bernegara dapat memajukan kesejahteraan kebaikan bersama, menghargai hak – hak orang, kesamaan derajad dan martabat, berpartisipasi efektif dalam kehidupan berpolitik dan kenegaraan akhirnya mampu memperintahkan diri sendiri dengan menerapkan kebijakan – kebijakan kewarganegaraan ikut memelihara demokrasi.
1.       Pengertian kurikulum sesuai dengan pemahaman kita. Perkembangan yang pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan pengertian kurikulum selalu memahami perubahan dari waktu ke waktu. Kemudian dalam konteks pendidikan kurikulum dapat di artikan sebagai “ design of instruction “ yaitu suatu rancangan pengajaran dimana guru dan murid terlibat di dalamnya, meski kadang – kadang dibatasi pada pengalaman – pengalaman siswa di dalam kelas, yang lebih menekankan aspek intelektual dan tradisional saja. Dengan demikian, subtansi kurikulum menurut ensiklopedia internasional ini adalah pengalaman belajar yang di siapkan untuk siswa.
                Sedangkan undang – undang No. 2 tahun 1989 tentang system pendidikan nasiaonal bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengaenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang di gunakan sbagai pedoman penyelenggara kegiatan belajar mengajar.
                Dari berbagai pengertian tentang kurikulum baik secara etimologis, maupun bedasarkan definisi para ahli kurikulum, dapat di simpulkan bahawa dalam etimologi kurikulum umumnya terkandung unsur – unsur :
a.       Kurikulum adalah suatu rancangan tentang system pembelajaran di sekolah.
b.      Bahan pelajaran.
c.       Pengalaman belajar.
d.      Cara menyelenggarakan pembelajaran.

2.       Fungsi kurikulum

Undang – undan No. 20 Tahun 2003 tentang pendidikan Nasional merumuskan bahwa fungsi kurikulum sebagai seperangkat rencana dan pengatur mengenai :
Serta cara yang di gunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.


       Beberapa fungsi kurikulum :
  
1.       Kurikulum sebagai bahan untuk membentuk kerengka isi materi yang akan di ajarkan ( komponen kurikulum )
2.       Kurikulum sebagai seperangkat pengalaman yang di rencanakan sedemikian rupa untuk mencapai tujuan pendidikan ( kegiatan kurikulum )
3.       Kurikulum sebagai rencan mulai dari tujuan, sasaran dan juga evaluasinya ( program yang terencana )
4.       Kurikulum sebagai refleksi suatu budaya masyarakat tertentu
5.       Kurikulum merupakan perspektif pengalaman dan akibat terhadap kurikulum atau intgerpretasi terhadap pengalaman hidup.


                                    DIMENSI KEWARGANEGARAAN
            

CIVICS KNOWLEDGE           +             CIVICS VIRTUSES                         WNI                   PERCAYA DIRI

CIVICS KNOWLEDGE           +             CIVICS SKILL                                 WNI                     KOMPETEN

CIVICS SKILL                         +              CIVICS VIRTUES                          WNI                    KOMITMEN

CIVICS KNOWLEDGE           +            CIVICS SKILL              +            CIVICS VIRTUES
                                                             

                                                         WNI YANG BAIK

               WNI yang baik harus mempunyai 3 dimensi, antara lain civics knowledge, civics skill, and civics virtues. Civics knowledge ini mencakup : 1 ) konsep – konsep tentang substansi demokrasi, 2) ketegangan – ketengangan abadi yang memunculkan isu – isu public, 3) konstitusi dan lembaga Negara pemerintah demokrasis, 4) fungsi – fungsi lembaga demokratis, 5) praktik – praktik kewarganegaraan demokratis dan peran warga Negara, 6) konteks demokrasi, sehingga WNI benar – benar paham tentang hakikat demokrasi beserta praktik – praktiknya. Yang jika di tambah dengan dimensi civics virtues, yang mencakup : 1) memajukan kesejahteraan bersama, 2) mengakui kesamaan derajad dan martabat setiap orang, 3) menghargai dan melindungi hak – yang di milki oleh setiap orang, 4) berpartisipasi efektif dan bertanggung jawab dalam kehidupan politik dan kenegaraan, 5) mengambil bertanggug jawab untuk mewujudkan pemerintah berdemokrasi, 6) menjadi pribadi yang mampu memerintah diri sendiri dengan menerapkan kebijakan – kebiakan kewargaNegaraan, 7) mendukung dan memelihara prinsip – prinsip dan praktik demokrasi, maka WNI akan menjadi pribadi yang percaya diri, menghargai dirinya sendiri dan orang lain, aktif serta bertanggung jawab untuk memeajukan kesejahteraan bersama.
      WNI yang memiliki civics knowledge disertai dengan civics skill yang mencakup : 1) ketrampilan partisipatoriskewarganegaraan, 2) berinteraksi sesame warga Negara, 3 ) memonitor isu – isu dan pristiwa public, 4) mempengaruhi pengambilan keputusan tentang isu – isu public, 5) melaksanaakan keputusan tentang isu – isu public, 6) ketrampilan kognitif kewarganegaraan demokratif, 7) mendiskripsikan gejala – gejala dalam dalam kehidupan politik, 8) menganalisa gejala – gejala dalam kehidupan politik, 9) menilai, mengambil dan mempertahankan posisi terhadap isu – isu public, 10) membuat keputusan tentang isu – isu public, 11) berpikir kristis, 12) berpikir kontruktif untuk memperbaiki kehidupan politik dan kenegaraan, sehingga WNI benar – benar paham tentang hakikat demokrasi beserta praktik – praktinya. Yang jika ditambah dengan unsure civics virtues, maka WNI akan menjadi pribadi yang percaya diri, menghargai dirinya sendiri dan orang lain, aktif serta bertanggung jawab untuk memajukan kesejahteraan bersama.
      Maka akan menjadikan pribadi yang berkompeten pada WNI tersebut, karena WNI tersebut selalu mampu berpikir konstruktif untuk memperbaiki kehidupan dirinya dan masyarakat.
     Sedangkan WNI memiliki civics skill dan civics virtues, maka WNI akan memiliki komitmen yang terhadap kemajuan diri, masyarakat, bangsa, dan negaranya.
    Sehingga untuk mewujudkan Negara demokrasi yang aman dan sejahteraan, maka warga negaranya harus memiliki ketiga dimensi , yaitu Civics Knowledge, Civics Skill, and Civics Virtues.
 
AKTIVITAS 1
Kurikulum adalah suatu rancangan pembelajaran di sekolah yang di gunakan sebagai pedoman .Dimana di dalamnya melibatkan antara guru dengan murid yang dibatasi pada bahan pelajaran yang disesuaikan pada tingkat usia .Dengan memperhatikan pengalaman belajar siswa dan bagaimana cara penyelenggaraannya yang di susun sedemikian rupa  untuk mencapai pendidikan yang maksimal dan dapat di mengerti oleh para guru dan siswa . Menurut Undang-undang No. 2 th 1989 tentang Sistim Pedidikan Nasional dalam Pasal 1 Butir 9 UUSPN menyatakan bahwa kurikulum itu merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai  isi  dan bahan pelajaran serta cara yang di gunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegaitan belajar mengajar .
Rumusan tentang kurikulum ini mengandung makna bahwa  kurikulum itu meliputi rencana , isi dan bahan pelajaran dan cara penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar . Adapun tujuan kurikulum PKn di SD/MI, sepertinya tertuang dalam Permediknas No. 22 th 2006 tentang  standar isinya untuk memajukan peserta didik yang memiliki  kemampuan : berfikir secara kritis , rasional , kreatif dan bertanggung  jawab . Juga bertindak secara cerdas  dalam kegiatan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara . Siswa memiliki kemampuan yang berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter- karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup barsama dengan bangsa lain .



AKTIVITAS 2
Bagai WNI yang haruslah  memiliki  komponen- kompnen  yang sesuai dengan norma – norma yang berlaku didalam kehidupan bermasyarakat dimana itu terkait  secara  civics knoeledge  dengan civics skills dengan menerapkan kewarganegaraan  demokratis dan peran warga Negara untuk menghasilkan interaksi antar sesama warganegara . Kemudian menumbuhkan komitmen dengan  menjelaskan gejala – gejala dalam kehidupan warga Negara dan dapat bertnggung  jawab mewujudkan pemerintahan demokrasi dan berkomitmen dalam menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia yang terkait antara civics skills dengan civics virtues . dalam  dimensi ketiga hubungan antara civics virtues dengan civics knowledge menumbuhkan suatu kepercayaan diri dengan  menjadi  pribadi yang mampu memerintah diri sendiri dengan menerapkan kebijakan kewarganegaraan dan menjalankan fungsi lembaga demokratis dan percaya semua itu akan memakmurkan Indonesia .     

1 komentar: